Al-Qur ‘an Surah An-Nahl Ayat 68-69
English
68. and Thy Lord taught the Bee to build its cells In hills, on trees, and In (men's) habitations;
69. then to eat of all the produce (of the earth), and find with skill the spacious paths of its Lord: there issues from within their bodies a drink varying colours, wherein is healing for men: Verily In This is a Sign for those who thought.
Indonesia
68. dan Tuhan mu mengilhamkan kepada leba, “Buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon (hutan), dan di tempat-tempat yang dibuat manusia.
69. kemudian makanlah dari segalah buah-buahan, lalu tempuhlah dengan jalan tuhanmu yang telah dimudahkan(bagimu). “dari perut lebah itu keluar madu yang bermacam-macam warna, di dalamnya terdapat obat untuk manusia, sungguh pada demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran ALLAH SWT) bagi orang yang berfikir.
Dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa, lebah memiliki tugas untuk mengambil madu dari semua tanaman yang ada di muka bumi, yang dari madu tersebut terdapat berbagai obat untuk manusia.
Tugas lebah adalah mencari madu, tapi dibalik semua itu ada hal-hal yang di lalui oleh lebah antara lain:
Perjalanan lebah dari satu bunga ke bunga lainnya menyebabkan suatu pemindahan serbuk bunga dan putik bunga ke bunga lainnya (atau yang dikenal dengan penyerbukan). Hal ini membuat bunga dapat berubah menjadi buah atau bunga akan tumbuh subur, dan juga akan memindahkan serbuk bunga ke tempat lainnya. Dari satu bunga ke bunga lainnya, lebah bukannya merusak bunga, tetapi membuat bunga dan tanaman itu lebih subur. Dalam hal ini, manusia sepatutnya mengikuti cara lebah, walaupun terdapat tujuan untuk mengambil madu, tetap menjaga bunga agar tetap indah.
Untuk memertahankan keturunan lebah, maka ada tugas berbeda dari masing-masing lebah, seperti pencari madu, lebah penjaga, putri lebah, dan anak lebah (masih berupa larva yang perlu dilindungi). Dari hal ini dapat dipelajari bahwa setiap orang-pun pasti memiliki tugas yang berbeda walaupun tujuannya adalah mencari madu.
Bila ada serangan dari mahkluk lainnya, para lebah penjaga akan menjaga sarangnya agar tidak di ganggu, dengan penuh hati-hati dan perhitungan. Bila sudah sangat terpaksa lebah akan menyengat si pengganggu sarang (dengan konsekuensi lebah itu mati, karena telah kehilangan lebahnya). Ini mengajarkan kepada manusia untuk tidak berbuat anarkis kepada siapapun, walaupun itu mengganggunya, apabila sudah terlanjur tidak bisa dikendalikan maka nyawa taruhannya (lebah rela mati demi menjaga koloninya). Ini menimbulkan rela berkorban.
Kita mempunyai satu tugas di dunia ini, yaitu bertaqwa kepada-Nya. Dengan jalan yang berbeda-beda (tidak harus dengan menjadi kiai, ustadz DLL), menjadi guru, pedagang, siswa, istri yang soleha merupakan jalan yang dipilih oleh setiap insan untuk bertaqwa kepada ALLAH SWT.
Kalu lebah saja bisa menimbulkan beribu-ribu kemanfaatan, kenapa manusia tidak???
Ada yang berkata demikian “orang yang mengetahui dirinya adalah orang yang mengetahui Tuhannya”.
Sooo keep spirit untuk menjalani kehidupan. Saya bangga menjadi seorang siswa, bisa belajar apa saja dan mengajarkan kepada siapa saja.
Tunggu blog selanjutnya :)
BELAJAR DARI LEBAH
English
68. and Thy Lord taught the Bee to build its cells In hills, on trees, and In (men's) habitations;
69. then to eat of all the produce (of the earth), and find with skill the spacious paths of its Lord: there issues from within their bodies a drink varying colours, wherein is healing for men: Verily In This is a Sign for those who thought.
Indonesia
68. dan Tuhan mu mengilhamkan kepada leba, “Buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon (hutan), dan di tempat-tempat yang dibuat manusia.
69. kemudian makanlah dari segalah buah-buahan, lalu tempuhlah dengan jalan tuhanmu yang telah dimudahkan(bagimu). “dari perut lebah itu keluar madu yang bermacam-macam warna, di dalamnya terdapat obat untuk manusia, sungguh pada demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran ALLAH SWT) bagi orang yang berfikir.
Dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa, lebah memiliki tugas untuk mengambil madu dari semua tanaman yang ada di muka bumi, yang dari madu tersebut terdapat berbagai obat untuk manusia.
Tugas lebah adalah mencari madu, tapi dibalik semua itu ada hal-hal yang di lalui oleh lebah antara lain:
Perjalanan lebah dari satu bunga ke bunga lainnya menyebabkan suatu pemindahan serbuk bunga dan putik bunga ke bunga lainnya (atau yang dikenal dengan penyerbukan). Hal ini membuat bunga dapat berubah menjadi buah atau bunga akan tumbuh subur, dan juga akan memindahkan serbuk bunga ke tempat lainnya. Dari satu bunga ke bunga lainnya, lebah bukannya merusak bunga, tetapi membuat bunga dan tanaman itu lebih subur. Dalam hal ini, manusia sepatutnya mengikuti cara lebah, walaupun terdapat tujuan untuk mengambil madu, tetap menjaga bunga agar tetap indah.
Untuk memertahankan keturunan lebah, maka ada tugas berbeda dari masing-masing lebah, seperti pencari madu, lebah penjaga, putri lebah, dan anak lebah (masih berupa larva yang perlu dilindungi). Dari hal ini dapat dipelajari bahwa setiap orang-pun pasti memiliki tugas yang berbeda walaupun tujuannya adalah mencari madu.
Bila ada serangan dari mahkluk lainnya, para lebah penjaga akan menjaga sarangnya agar tidak di ganggu, dengan penuh hati-hati dan perhitungan. Bila sudah sangat terpaksa lebah akan menyengat si pengganggu sarang (dengan konsekuensi lebah itu mati, karena telah kehilangan lebahnya). Ini mengajarkan kepada manusia untuk tidak berbuat anarkis kepada siapapun, walaupun itu mengganggunya, apabila sudah terlanjur tidak bisa dikendalikan maka nyawa taruhannya (lebah rela mati demi menjaga koloninya). Ini menimbulkan rela berkorban.
Kita mempunyai satu tugas di dunia ini, yaitu bertaqwa kepada-Nya. Dengan jalan yang berbeda-beda (tidak harus dengan menjadi kiai, ustadz DLL), menjadi guru, pedagang, siswa, istri yang soleha merupakan jalan yang dipilih oleh setiap insan untuk bertaqwa kepada ALLAH SWT.
Kalu lebah saja bisa menimbulkan beribu-ribu kemanfaatan, kenapa manusia tidak???
Ada yang berkata demikian “orang yang mengetahui dirinya adalah orang yang mengetahui Tuhannya”.
Sooo keep spirit untuk menjalani kehidupan. Saya bangga menjadi seorang siswa, bisa belajar apa saja dan mengajarkan kepada siapa saja.
Tunggu blog selanjutnya :)
BELAJAR DARI LEBAH
Tidak ada komentar:
Posting Komentar